Menu

Tips and Info

Gangguan Siklus Menstruasi & Penyebab

Mengapa menstruasi terlambat dibandingkan siklus normal? Kondisi ini tidak sekali dua kali dialami seorang perempuan. Pada dasarnya jika penundaan siklus menstruasi dialami seorang perempuan, tetapi tes kehamilannya positif, maka perlu segera dilakukan pemeriksaan fisik ke dokter obgyn.

So, kenali gejala, temukan penyebab, dan bertindaklah segera menghubungi dokter Anda.

Tidak mengalami Menstruasi

  • Kondisi sehat: Stres, mengalami pertambahan atau pengurangan bobot tubuh secara drastis, menjelang atau baru pulih dari sakit, atau menggunakan jenis obat-obatan tertentu yang mengganggu kadar keseimbangan hormon.
  • Aktif secara seksual: Hamil.
  • Menggunakan pil kontrasepsi: Kandungan estrogen pil terlalu rendah dibandingkan yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • Pernah menggunakan pil kontrasepsi: Tubuh belum beradaptasi dengan kondisi tanpa tambahan hormon. Segera menghubungi dokter jika telah lebih dari 3 bulan.
  • Menggunakan kontrasepsi hormonal selain pil: Dampak umum dari kontrasepsi yang hanya mengandung progestin. Selain mencegah terjadinya ovulasi, progestin juga berdampak mencegah terjadinya menstruasi.

 

Menstruasi singkat dan volume darah sedikit

 

Menstruasi yang lama dan volume darah banyak

  • Kondisi sehat: Fibroids (pertumbuhan lapisan dinding rahim lunak).
  • Aktif secara seksual: Keguguran terlebih lagi jika menstruasi terjadi sangat terlambat dibandingkan siklus disertai kram perut hebat dan potongan-potongan darah beku.
  • Pengguna AKDR: Gejala yang umum, akibat kontrasepsi menyebabkan iritasi dinding rahim.
  • Menggunakan kontrasepsi hormonal selain pil: Gejala umum penggunaan tambahan hormon ke dalam tubuh.
  • Ibu baru: Rahim yang membesar akibat penebalan dinding rahim; pelebaran mulut rahim setelah proses persalinan normal. Kondisi ini biasanya tidak disertai nyeri perut seperti menstruasi pada umumnya.

 

Bercak darah di antara periode menstruasi

Related Articles