Menu

Sociolife

Friend Breakups, Aaah Sedihnya

Putus dari pacar, ada sahabat yang menjadi sandaran. Nah... gimana kalo putus sahabatan? Ternyata menurut para ahli psikologi, dampaknya bisa     lebih nyakitin dan seringkali lama baru kita bisa move on. Penasaran kenapa begitu? Ini penjelasannya:

  1. Tak pernah terpikir persahabatan akan putus. Saat kita jadian sama seorang cowok, di bawah sadar kita selalu ada pikiran bahwa mungkin saja hubungan kita ini tidak akan berhasil, dan kita putus. Tapi, gak pernah ada yang berpikiran sama tentang persahabatan. Jadi, jika hal ini terjadi, tak heran kita kaget, dan sedih luar biasa karena tidak mengantisipasinya.
  2. Kehilangan kesempatan jadi diri sendiri. Bersama seorang sahabat, kita bisa menjadi diri sendiri, jadi tentunya lebih relaks, santai. Kehilangan sahabat, berarti kita tak bisa lagi mengungkapkan pikiran kita yang sesungguhnya tanpa ragu. Setidaknya perlu waktu untuk melakukan hal itu dengan seorang teman yang mulai dekat, bukan?
  3. Terlanjur berbagi hidup. Biasanya kita mengenalkan sahabat pada keluarga, sehingga tidak ada lagi batas. Jika tidak lagi dekat dengan sahabat, tentulah kita akan merasa kehilangan, karena kita sudah berbagi hidup kita dengannya.
  4. Sahabat tahu banyak hal. Sahabat adalah orang yang kita percayai untuk tahu banyak hal tentang kita. Jadi kehilangan seseorang yang terpercaya tentu saja berasa dunia kiamat. Kita tentu cemas kan kalo ada orang yang banyak tahu tentang kita saat ini sudah tidak "dekat" lagi.

So... jaga baik-baik persahabatan yang kita punya. Jangan sampai kita kehilangan seseorang yang tanpa kita sadari sangat berharga buat kita.

Related Articles