Menu

Sociolife

Menstruasi Kenapa Sih Dilarang Larang

Kenapa Sih, Dilarang-larang?

Kata orang, masa remaja itu indah. Kok bisa?! Apa mereka sudah lupa bahwa sebagai remaja kita justru gak nyaman. Banyak banget aturan yang harus diinget. Pokoknya jangan sampe deh ketahuan gak patuh pada aturan mama-papa.

Ortu memang membingungkan saat kita remaja. Kita udah merasa bisa bertanggung jawab. Tapi ortu justru masih memberi batasan. Gak matching banget. Tapi sebenarnya mereka melarang karena ingin melindungi, agar kita terhindar dari berbagai “bahaya”.
So, biar gak berantem melulu sama ortu, coba deh cara ini:

  • Diskusi. Sebelum melakukan hal yang kamu tahu bakal bersinggungan dengan aturan ortu, coba bicarakan dulu. Kamu bisa menjelaskan rencanamu, agar ortu gak cemas. Sebaliknya ortu juga jadi punya kesempatan untuk menjelaskan maksudnya menetapkan aturan itu.
  • Tetap tenang. Sekalipun akhirnya ortu gak ngizinin, kamu gak perlu marah. Kalau kamu marah, ortu bakal melihat reaksimu sebagai bentuk ketidakdewasaan yang bisa diartikan bahwa kamu belum paham maksud mereka.
  • Bertanggung jawab. Cobalah patuhi aturan ortu, seperti; tidak pulang kelewat malam. Jika kamu patuh, makan sesekali kalo perlu pulang lebih malam, akan terbuka kemungkinan bernegosiasi. Karena ortu tahu kamu bisa dipercaya.
  • Aktivitas bersama. Saat kita jadi “anak besar”, ortu cenderung merasa tidak lagi mengenal kita karena berbagai perubahan yang terjadi. Apalagi kita jadi lebih sering menghabiskan waktu bersama teman-teman. So, cobalah menyisihkan waktu seminggu sekali bersama mereka, agar mereka jadi tahu siapa sebenarnya kita.

Kalo kamu bisa konsisten melakukan semua langkah ini, maka percaya deeeh... ortu bakal lebih longgar menerapkan aturannya. Karena mereka tahu kamu gak sembarangan alias bisa bertanggung jawab dan dipercaya. Gimana, mau coba gaaak?

Related Articles