Menu

Sex

Memahami Menstruasi

Kata menstruasi, berasal dari menses, yang bermakna bulan. Hal ini sangat tepat untuk menggambarkan peristiwa regular yang dialami seorang perempuan setiap bulannya.

Sekalipun demikian, sebenarnya menstruasi tidak dialami seseorang secara menetap setiap bulan, pada tanggal yang sama. Melainkan mengikuti sebuah siklus dan dapat dihitung waktunya sejak hari pertama menstruasi yang satu ke hari pertama menstruasi yang tepat terjadi pada periode berikutnya.

Jadi, misalkan ada teman yang mengalami menstruasi pada tanggal 3 Januari dan kemudian mengalami menstruasi lagi pada tanggal 1 Februari, maka sebenarnya siklus menstruasi teman tersebut tersebut terjadi setiap 30 hari. Jumlah hari atau siklus menstruasi pada setiap perempuan berbeda-beda. Hal ini ditentukan oleh waktu yang dibutuhkan satu fase ke fase lain selama siklus tersebut.

Secara umum setiap siklus menstruasi terdiri atas fase-fase sebagai berikut:

  • Fase 1: Menstruasi – pada masa ini tubuh mengeluarkan lapisan dinding dalam rahim yang tidak dibutuhkan.
  • Fase 2: Pra-masa subur – terjadi tepat setelah menstruasi berakhir. Pada masa ini tubuh menyiapkan kematangan sel telur.
  • Fase 3: Masa subur – terjadi banyak hal sepanjang fase ini. Tetapi pada dasarnya, ketika periode ini sel telur yang matang dilepaskan dari indung telur menuju saluran telur, dan pada saat yang bersamaan rahim melakukan proses persiapan untuk menerima telur yang matang. Jika pada masa ini ada sperma yang masuk ke dalam rahim, maka dapat terjadi kehamilan.
  • Fase 4: Pra-menstruasirahim mempersiapkan proses peluruhan seluruh persiapan pada fase 3, jika tidak terjadi pembuahan.

Setelah fase keempat ini, tubuh kita bakal mengalami fase pertama lagi. Dan akan terus berlangsung seperti itu. Mudah bukan, memahaminya?!

Related Articles