Menu

Sex

Menstruasi Cairan Kecokelatan Setelah Menstruasi

Cairan Kecokelatan Setelah Menstruasi

Setelah selesai menstruasi, kebayangnya tidak perlu lagi mengenakan pembalut. Tapi, tak jarang ada yang mengalami masih keluar cairan bercampur warna kecokelatan.  Mestinya sih bukan menstruasi, tetapi bisa jadi salah satu dari kondisi ini. 

Disertai gejala lain

Jika cairan kecokelatan itu cukup banyak, disertai gatal di kulit sekitar vagina, kemudian kadang-kadang ada nyeri di saluran vagina, maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Kondisi ini menandakan terjadinya infeksi di saluran vagina. Sangat disarankan untuk tidak mengatasi kondisi ini sendiri, karena hanya dokter yang bisa meresepkan obat antiinfeksi jenis ini. 

Infeksi di saluran vagina perlu diobati hingga tuntas, agar tidak memicu gangguan kesehatan reproduksi yang lebih serius. 

Hanya cairan saja

Ketika darah menstruasi mengalir keluar tubuh melalui saluran vagina, ada sel darah yang menyangkut dan menempel di dinding saluran vagina tersebut. Sel darah ini kemudian berubah warna menjadi kecokelatan, dan ketika cairan vagina diproduksi cukup banyak , maka sel darah itu akan terbawa keluar dari saluran vagina.  Inilah yang terlihat sebagai cairan kecokelatan. 

Ini adalah bagian yang sangat normal dari proses reproduksi. Jadi tak perlu dicemaskan. Agar tidak risih dan melindungi pakaian dalammu dari noda, sangat disarankan menggunakan pantyliner. Jangan lupa mengganti pantyliner setiap 4 jam,  ya. Agar kamu tetap nyaman dan kering. 

 

Related Articles