Risiko Infeksi Meningkat pada Masa Ovulasi
- Share Facebook
- Share twitter
- Printer-friendly version
- Send by email
Risiko Infeksi Meningkat pada Masa Ovulasi
Kondisi tubuh yang melemah, berbagai gangguan infeksi, yang dialami perempuan bertepatan dengan masa suburnya, sudah sering dikeluhkan. Baru-baru ini, para peneliti kesehatan perempuan di Eropa berhasil menemukan jawabannya dan telah diterbitkan di Journal of Leukocyte Biology, edisi 4 Januari 2012.
Diuraikan bahwa siklus reproduksi seorang perempuan, ternyata memiliki peran penting sehubungan peningkatan risiko infeksi selama masa subur. Selama masa subur umumnya perempuan mengalami peningkatan infeksi, salah satunya adalah infeksi jamur Cancida albicans yang memicu keputihan; selain juga berbagai gangguan infeksi PMS (Penyakit Seksual Menular) lainnya.
Menurut Miguel Relloso, peneliti dari Universitas Complutens di Madrid, Spanyol, hal tersebut terjadi karena sistem kekebalan tubuh terprogam untuk melemah pada masa subur dengan tujuan memberikan kesempatan pada sperma – yang dideteksi sebagai jenis unsur asing – untuk tetap hidup, dan mencapai sel telur, agar terjadi pembuahan.
Kesimpulan ini didapatkan Miguel setelah melakukan penelitian terhadap tikus betina. Saat tikus betina mengalami masa subur, dan infeksi jamur, tikus disuntik dengan Estradiol – jenis hormon seksual pada perempuan yang sangat dominan pada masa subur. Ternyata tambahan Estradiol ke dalam tubuh tikus betina pada masa subur itu, sama sekali tidak memicu reaksi TH17 – komponen kekebalan tubuh yang menjadi antigen (pelawan) jamur Candida albicans yang memicu keputihan.
Kondisi inilah yang membuat Miguel Relloso dan rekan penelitinya menyimpulkan bahwa proses penurunan kerja sistem kekebalan tubuh yang dimaksudkan memberi kesempatan agar sel sperma bisa hidup lebih lama, dan bertahan membuahi sel telur, juga membuka kemungkinan terjadinya berbagai infeksi.
Karena kondisi ini merupakan bagian dari siklus yang alami, perempuan sangat disarankan untuk aware menjaga kebersihan agar tidak mudah mengalami infeksi.
- Share Facebook
- Share twitter
- Printer-friendly version
- Send by email





© 2013 PT KAO Indonesia. All Right Reserved