Menu

Sex

Rambut Yang Lain


 

Jangan kaget, seiring datangnya pubertas, bakal banyak ‘rambut’ yang tumbuh di bagian-bagian tubuh kita. Salah satunya adalah rambut yang tumbuh di alat genital, atau sering disebut pubic hair. Banyak yang bilang kalau rambut yang satu ini mesti kita singkirkan alias cukur. Betul nggak sih?

Pertumbuhan pubic hair terjadi pada setiap orang, baik cewek maupun cowok. Biasanya pubic hair tumbuh pertama kali saat seseorang berusia 10-11 tahun, kadar kelebatannya berbeda pada tiap orang. Faktor yang mempengaruhi kelebatan itu adalah hormon testosteron dan androgen. Karena produksi kedua hormon tersebut pada cowok lebih banyak daripada cewek, pubic hair cowok lebih lebat dan ditemukan di beberapa bagian alat genitalnya. Faktor genetik pun berpengaruh. Misalnya, sejumlah bangsa tertentu, seperti Italia, Yunani atau Arab, secara genetik memang lebih ‘berbulu’ ketimbang bangsa lain.

  • Semua yang ada pada tubuh kita tentu berguna, demikian juga pubic hair. Fungsi pubic hair adalah melindungi vagina dari gesekan langsung benda-benda asing di luar tubuh.
  • Semakin lama, pubic hair akan makin tebal tumbuh, terkadang mengganggu atau sering ‘nongol’ dari balik pakaian dalam. Hal inilah yang membuat sebagian orang ingin mencukurnya. Faktor lain yang mendorong orang merasa lebih baik mencukurnya adalah faktor higienis. Pubic hair yang sangat lebat, membuat vagina cenderung lembap dan bakteri bakal betah bersarang di sana. (Makanya, penting banget buat kita tetap menjaga kebersihan pubic hair, terutama pada saat menstruasi).
  • Tapi perlu juga kita ingat bahwa mencukur pubic hair, memicu pertumbuhannya akan semakin cepat dan lebat, sehingga kita harus rutin mencukurnya. Selain itu, setelah mencukurnya sampai bersih, pori-pori kulit di area tersebut akan terlihat menonjol dan berbintik merah. Ini hal yang wajar kok, karena area ini memang sangat sensitif. Setelah ini, saat akan kembali tumbuh, pubic hair akan terasa gatal.
  • Pilihan terbaik yang bisa kita lakukan adalah menggunting pubic hair supaya nggak terlalu lebat dan panjang. Tapi hati-hati, ya! Pakai gunting bayi berujung tumpul. Selain menjaga kebersihan, menggunting pubic hair juga mencegahnya tampil tak berarturan, seperti “menyelinap” keluar saat kita memakai baju renang. Uh, malu kan?

Related Articles