Menu

Latest Research

Otak Bekerja Lebih Giat di Periode Menstruasi

Peremuan diketahui dapat memberikan petunjuk lebih baik dibandingkan lelaki. Kemampuan ini diketahui meningkat tajam saat menstruasi. Kesimpulan tersebut diterbitkan oleh jurnal terbatas New Concordia, di Montreal, Canada pada akhir tahun 2016.

Wayne Brake, seorang profesor di bidang psikologi yang menulis laporan tersebut mengatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan estrogen berperan meningkatkan kerja otak, terutama daya ingat, dan memengaruhi kemampuan membuat keputusan juga menyelesaikan masalah di sepanjang siklus menstruasi. Namun, terjadi peningkatan kemampuan yang berbeda-beda di setiap fase. 

Penelitian yang melibatkan 45 responden perempuan berusia produktif ini dilakukan dengan cara memantau kemampuan para responden menyelesaikan serangkaian test pada saat yang sama. Sebelumnya para responden telah "dipetakan" kondisi hormonalnya, antara lain; siklus menstruasi, kondisi saat hamil, penggunaan kontrasepsi dan lifestyle sehari-hari.

Hasilnya, responden yang sedang mengalami masa ovulasi saat test, diketahui berhasil lebih baik menyelesaikan test mengingat kata-kata. Sedangkan responden yang mengalami periode pra-menstruasi dapat lebih baik menyelesaikan test yang berhubungan dengan ruang dan arah (spasial). 

Hasil penelitian ini menjadi sangat penting, karena pada akhirnya pada ahli mengetahui bahwa kadar estrogen dan progesteron menyebabkan reaksi yang berbeda-beda pada otak di setiap fase siklus menstruasi. Fakta ini menyebabkan para ahli merasa perlu mengembangkan penelitian lebih dalam agar dapat lebih memahami cara kerja memori dan kemampuan otak perempuan.

Related Articles