Menu

Fact of Period

Fakta Menstruasi

Setiap perempuan akan mengalami menstruasi kurang lebih 400 kali, sejak menstruasi pertamanya, hingga memasuki masa menopause. Bagi kebanyakan perempuan menstruasi bagaikan kejadian yang menyimpan misteri dan berulang dari bulan ke bulan. Agar tak lagi bertanya-tanya, baca penjelasan ini.

PMS

Istilah ini sering terdengar, tetapi tak jarang keliru digunakan. Jadi, apakah sebenarnya PMS itu? PMS adalah kependekan Pre-Menstrual Syndrom atau dalam Bahasa Indonesia adalah gejala-gejala sebelum menstruasi.

Dari sisi medis, PMS adalah kumpulan gejala fisik dan nonfisik yang dialami seorang perempuan, akibat reaksi tubuh terhadap fluktuasi kadar hormon yang terjadi menjelang menstruasi. Data medis terakhir menyebutkan bahwa ditemukan sekitar 100 gejala yang berhubungan dengan masa sebelum menstruasi ini, tetapi yang paling sering dialami perempuan, adalah: nyeri dan kram perut, payudara kencang dan nyeri, kecanduan makanan tertentu, mood swing, sensitif, depresi, perubahan nafsu makan, sakit kepala ringan, sulit berkonsentrasi, jerawat. kelelahan dan gangguan tidur malam.

Bagaimana Mengatasi PMS?

  • Kurangi makanan bergaram, seperti kentang goreng, kacang-kacangan, dan makanan berbumbu. Garam menahan air di dalam tubuh, sehingga cendeurng menyebabkan kembunng dan mual.
  • Kurangi makanan bertepung, mengandung gula, dan berkafein tinggi.
  • Perbanyak makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C dosis tinggi, seminggu sebelum menstruasi.
  • Tingkatkan konsumsi makanan berserat dan perbanyak minum air.
  • Jika terjadi perdarahan banyak selama menstruasi, konsumsilah makanan atau suplemen yang mengandung zat besi agar terhindar dari anemia.

Menstruasi

Pada dasarnya menstruasi adalah proses membersihkan rahim agar siap memasuki siklus reproduksi selanjutnya, yang terjadi berdasarkan siklus. Setiap kali menstruasi, tubuh mengeluarkan darah dan selaput dalam dinding rahim yang mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi. Setiap perempuan yang sehat pasti akan mengalami menstruasi teratur setelah berusia akhir 18 tahun.

Apakah Siklus Menstruasi?

Siklus menstruasi adalah jarak antara satu menstruasi ke menstruasi berikutnya. Lebih tepat adalah jumlah hari sejak hari pertama menstruasi di bulan yang lalu, hingga hari pertama menstruasi bulan ini. Siklus menstruasi seorang perempuan akan berlangsung secara tetap sejak melewati usia akhir 18 tahun. Sekalipun demikian siklus setiap perempuan tidak sama.

Siklus menstruasi berkisar antara 15 hari (paling pendek) dan 45 hari (paling panjang). Namun rata-rata perempuan memiliki siklus menstruasi antara 28-30 hari.

Berapa Lama Menstruasi Berlangsung?

Menstruasi yang normal berlangsung antara 3 sampai 10 hari. Tapi, rata-rata wanita mengalaminya selama 5-7 hari. Tetapi ada juga wanita yang mengalaminya selama 4 hari hingga 6 hari. Selama masih dalam rentang waktu 3-10 hari, sekalipun darah yang keluar terlampau sedikit, atau justru dianggap sangat banyak, maka kondisi tersebut masih normal.

Mengapa Terasa Sakit atau Kram Perut Saat Menstruasi?

Sakit perut menjelang atau pada saat menstruasi, merupakan akibat dari kontraksi otot perut ketika mengeluarkan darah dari dalam rahim. Sebagaimana kontraksi otot pada bagian tubuh yang lain, otot rahim yang telah bekerja sangat intens ini pun akan mengalami ketegangan (kram), dan kondisi ini dirasakan sebagai nyeri.

Bagaimana Mengurangi Sakit atau Kram Perut itu?

  • Kompres dengan botol panas (hangat) tepat pada bagian yang terasa kram (bisa perut atau pinggang bagian belakang).
  • Mandi air hangat, dapat ditambahkan minyak aroma terapi untuk relaksasi.
  • Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi.
  • Menggosok-gosok perut/ pinggang yang terasa nyeri.
  • Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah. Ini bisa membantu relaksasi otot rahim, sehingga nyeri mereda.
  • Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi.

Bagaimana Menjaga Kebersihan Selama Menstruasi

  • Sering-seringlah mengganti pembalut, setidaknya setiap 4 jam sekali.
  • Bersihkan area genital setiap kali setelah berkemih, BAB atau pada saat akan mengganti pembalut; hanya dengan air bersih.
  • Pastikan gerakan membersihkan dari arah depan ke belakang. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari perpindahan bakteri, virus dan berbagai pemicu gangguan kesehatan dari saluran pembuangan.
  • Keringan area genital setiap kali setelah dibersihkan

Related Articles